Di usia 27 tahun, Himari Shibasaki dan Kazumi Hojo telah menjalin persahabatan yang sangat erat sejak masa kuliah, namun sebuah pengakuan jujur saat mabuk mengenai keraguan Himari soal asmara mengubah total batasan hubungan mereka. Apa yang bermula sebagai hubungan fisik akibat kesepian yang mereka rasakan bersama dengan cepat berkembang menjadi sesuatu yang lebih dalam, sementara keduanya sama-sama tidak yakin apakah perasaan cinta mereka berbalas. Kazumi, yang dihantui trauma masa kecil, diam-diam mencintai Himari—sosok yang ia yakini telah menyelamatkannya dari kehampaan batin. Di sisi lain, Himari berjuang untuk melepas citra “gadis sempurna” yang selama ini ia gunakan untuk menutupi luka masa lalunya. Saat mereka menjalani transisi dari sekadar teman dengan hubungan intim (*friends-with-benefits*) menjadi pasangan berkomitmen, kedamaian mereka yang rapuh terusik oleh rekan kerja yang cemburu serta penguntit berbahaya dari masa lalu Himari, yang kemudian memicu situasi yang mengancam keselamatan mereka.
